Senin, 22 April 2013

Musim Semi Di Jepang


TEPAT tanggal 22 Maret 2013, musim semi telah tiba di Jepang yang ditandai dengan mekarnya bunga-bunga sakura.

Seketika beberapa kota di Jepang seperti Tokyo dan Yokohama memiliki ‘kanopi’ bunga sakura yang indah, sehingga menarik wisatawan dan turis untuk menikmati keindahannya. Wangi bunga sakura pun berhembus sejuk di seluruh kota di Jepang.

Akhir bulan Maret hingga pertengahan April adalah musim semi Jepang yang ditandai dengan mekarnya bunga sakura.

Saat bunga sakura bermekaran, biasanya masyarakat Jepang memiliki tradisi Hanami, yaitu berkumpul di bawah pohon sakura sambil piknik bersama keluarga, menikmati indahnya bunga sakura.

Hampir seluruh kota di Jepang merayakan kedatangan musim semi ini, diantaranya menggelar berbagai macam festival, tarian, dan makan bersama.
Dibaca 257 kali
 Bunga sakura yang bermekaran menandai datangnya musim semi di Jepang. Bunga yang pohonnya menghasilkan buah sakuranbo atau ceri itu sudah mulai menghiasi jalanan Kota Tokyo, sekitar pertengahan Maret 2013.



Pada tahun ini, sakura mekar lebih awal 15 hari dibandingkan 2012. Menurut surat kabar Jepang, Asahi Shimbun, kondisi tersebut dipicu suhu tinggi yang tak biasa atau mencapai sekitar 10 derajat celsius di Hanamaki dan 11 derajat celsius di Nishiaizu.

Setiap tahunnya, warga Jepang pun menggelar tradisi hanami. Tradisi ini biasanya dilakukan dengan menggelar tikar atau piknik di bawah pohon sakura yang tengah bermekaran. 

Salah satu lokasi favorit untuk melihat bunga-bunga sakura adalah di Taman Ueno. Saat musim semi atau ketika bunga sakura tengah bermekaran, taman ini ramai dikunjungi warga.
Musim Semi Di Jepang
Pada posting kali ini saya ingin bahas tentang musim semi di Jepang. Musim semi di Jepang officially dimulai setelah perayaan setsubun* di Jepang. Yang mana jatuh dibulan Februari. Namun pada kenyataanya di bulan Februari masih turun salju. Sehingga menurut buku yang saya baca musim semi di Jepang itu jatuh di bulan Maret sampai Mei.
Seperti yang kita tahu bahwa musim semi biasa disebut dengan musim bunga. Awalnya saya menganggap hal ini adalah hal biasa saja. Dalam artian setelah pohon berguguran karena musim dingin, maka pepohonan akan kembali terlihat hijau. Namun ternyata pemikiran saya selama ini agak sedikit salah. Dan kenyataannya musim semi memang musim bunga.
Saya baru menyadari musim semi memang musim bunga dikarenakan jenis tumbuhan di Jepang dengan yang ada di Indonesia berbeda. Jika di Indonesia tanaman akan berbunga setelah tumbuh dedaunan, tetapi pepohonan di Jepang ternyata sebaliknya. Sebagian pepohonan dan tanaman di Jepang ternyata tumbuh bunga terlebih dahulu kemudian barulah muncul dedaunan. Coba perhatikan salah satu pohon berikut ini.
Awalnya pohon hanya memiliki bunga-bunga yang besar seperti diatas
Bunganya kemudian layu satu persatu dan berganti menjadi dedaunan
Hingga akhirnya pohon cantik tersebut menjadi pohon dengan daun seperti pada umumnya
Selain itu ada pohon yang terkenal yang ada di Jepang yang pasti para pembaca sudah sangat familiar mendengarnya. Ya pohon itu adalah pohon sakura. Pohon sakura ini juga sama, berbunga terlebih dahulu dan memiliki daun kemudian. Bunga sakura biasanya hanya mekar selama 1-2 minggu saja. Terkadang bahkan tergantung cuaca, jika cuaca sering hujan maka bunga sakura tidak akan bertahan lama dan cepat gugur. Seperti terlihat di foto berikut bahwa sakura berbunga, berguguran dan memiliki daun kemudian.
 Bunga sakura yang cantik sepanjang jalan
Gugur bunga sakura yang bertaburan sepanjang jalan
Pohon sakura yang mulai berubah dari bunga menjadi daun
Yak itulah sedikit cerita tentang musim semi di Jepang yang pada kenyataannya memang disebut musim bunga.  Jadi bukan karena sekedar pepohon kembali hijau tetapi pepohonan memang berbunga terlebih dahulu barulah berdaun kemudian dan tentunya masih banyak jenis pepohonan lain yang seperti itu di Jepang.  ^.^
(*Perayaan setsubun adalah semacam perayaan untuk membuang sial dan mengusir setan untuk mendatangkan kebahagiaan kemudian. Perayaan ini dirayakan setiap tanggal 3 Februari. Biasanya perayaan setsubun dilakukan dengan bersih-bersih rumah dan melempar kacang di halaman rumah yang kemudian dilakukan dengan makan kacang bersama-sama)

Tentang Jepang

Jepang (bahasa Jepang: 日本 Nippon/Nihon, nama resmi: Nipponkoku/Nihonkoku Bunyi dengarkan) adalah sebuah negara kepulauan di Asia Timur. Letaknya di ujung barat Samudra Pasifik, di sebelah timur Laut Jepang, dan bertetangga dengan Republik Rakyat Cina, Korea, dan Rusia. Pulau-pulau paling utara berada di Laut Okhotsk, dan wilayah paling selatan berupa kelompok pulau-pulau kecil di Laut Cina Timur, tepatnya di sebelah selatan Okinawa yang bertetangga dengan Taiwan.
Jepang terdiri dari 6,852 pulau yang membuatnya merupakan suatu kepulauan. Pulau-pulau utama dari utara ke selatan adalah Hokkaido, Honshu (pulau terbesar), Shikoku, dan Kyushu. Sekitar 97% wilayah daratan Jepang berada di keempat pulau terbesarnya. Sebagian besar pulau di Jepang bergunung-gunung, dan sebagian di antaranya merupakan gunung berapi. Gunung tertinggi di Jepang adalah Gunung Fuji yang merupakan sebuah gunung berapi. Penduduk Jepang berjumlah 128 juta orang, dan berada di peringkat ke-10 negara berpenduduk terbanyak di dunia. Tokyo secara de facto adalah ibu kota Jepang, dan berkedudukan sebagai sebuah prefektur. Tokyo Raya adalah sebutan untuk Tokyo dan beberapa kota yang berada di prefektur sekelilingnya. Sebagai daerah metropolitan terluas di dunia, Tokyo Raya berpenduduk lebih dari 30 juta orang.
Menurut mitologi tradisional, Jepang didirikan oleh Kaisar Jimmu pada abad ke-7 SM. Kaisar Jimmu memulai mata rantai monarki Jepang yang tidak terputus hingga kini. Meskipun begitu, sepanjang sejarahnya, untuk kebanyakan masa kekuatan sebenarnya berada di tangan anggota-anggota istana, shogun, pihak militer, dan memasuki zaman modern, di tangan perdana menteri. Menurut Konstitusi Jepang tahun 1947, Jepang adalah negara monarki konstitusional di bawah pimpinan Kaisar Jepang dan Parlemen Jepang.
Sebagai negara maju di bidang ekonomi, Jepang memiliki produk domestik bruto terbesar nomor dua setelah Amerika Serikat, dan masuk dalam urutan tiga besar dalam keseimbangan kemampuan berbelanja. Jepang adalah anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa, G8, OECD, dan APEC. Jepang memiliki kekuatan militer yang memadai lengkap dengan sistem pertahanan moderen seperti AEGIS serta suat armada besar kapal perusak. Dalam perdagangan luar negeri, Jepang berada di peringkat ke-4 negara pengekspor terbesar dan peringkat ke-6 negara pengimpor terbesar di dunia. Sebagai negara maju, penduduk Jepang memiliki standar hidup yang tinggi (peringkat ke-8 dalam Indeks Pembangunan Manusia) dan angka harapan hidup tertinggi di dunia menurut perkiraan PBB. Dalam bidang teknologi, Jepang adalah negara maju di bidang telekomunikasi, permesinan, dan robotika.
Dari berbagai Sumber

Oik Cahya Ramdlani



Oik itu dari Idola Cilik 2, Oik juara 5 besar. Hebatkan? Iyaa dia Imutttt... Oik itu kayak twin nya Sivia ._.
menurut ku dia paling deket sama Cakka Nuraga.

Foto Foto Oik!

*Ini Avanya Oik yang sekarang (22 April 2013)


* Masa Kecil . Suka foto oik yang ini. Imut!

Udah segini duluuuu yaaaa
Lain kali post lagi muaahhh
by : Erni Tsania Maulida
fb : Nisa Maulida
twitter : @PikaStep

Ify Blink




Ini Ify bareng Sivia. Mereka Best Friend Forever kayak Kiki sama Gabriel


Minggu, 21 April 2013

Cinta Semi


cerbung Idola Cilik


Cinta Atau Hutang

            Sebetulnya bukan kehidupan yang begini yang diinginkan Ify. Menikah dengan seorang pemuda yang sebelumnya tak pernah ia kenal, mengetahui namanya pun tidak. Kalau bukan karena demi ayahnya. Mana mau Ify menikah dengan Rio. Anak tunggal pemilik perusahaan Haling Corp, penolong ayahnya dari hutang.
Ify kiranya tak sebegitu peduli. Ia akan menikah dengan Rio, pemuda bertaut 7 tahun darinya. Pada dasarnya Ify orang yang cuek. Sekaligus ia miliki alasan ingin membahagiakan Ibunya. Apalagi mengingat, Ibu nya seraya menangis tersedu-sedu memohon agar ia mau menolong ayahnya. Ify tak tahan melihat ibunya memelas.
        Kata Ibu nya, tak perlu bersusah payah mencintai Rio. Toh, nanti ia akan terbiasa. Tapi nyata nya, Rio tak seperti pikirannya. Yang ia lihat sekarang, Rio pemuda berkacamata, berkumis agak tipis, dengan rambut selalu tertidur rapi. Aksen culun.
Ify tak memperdulikan bagaimana penampilan Rio. Namun, Sifat Rio yang sama-sama pendiam seperti ia. Bagaikan magnet berkutub kembar. Bila disatukan akan bertolak belakang. Sama seperti ia dan Rio. Semakin dicobanya untuk mencintai. Semakin ia merasa bosan. Hatinya tertekan.
         Saat Ify merasa tak bisa mencintai Rio. Datanglah sebuah cinta yang seakan menyapanya. Saat pemuda aneh mengajak nya berlomba memakan Ramen1. Dia Gabriel, partner Dancenya.
Pemuda yang secara sederhana menjejalinya cinta. Menawarkan setiap serbuk kebahagian dari cinta. Lantas lamat-lamat membuat hatinya bertanya. Ini Cinta atau Adiksi berlebihan? Kenapa memabukkan.
         Hingga suatu hari. Gabriel menyatakan cinta kepadanya, walau pemuda itu jelas-jelas tau ia sudah memiliki Rio, suaminya.
Membuat hatinya bingung kepalang, haruskah ia menerima Gabriel? Cinta yang jelas-jelas ia inginkan. Bukan Rio, yang membuatnya bosan.
Suatu hari Gabriel menawarkan sebuah rayuan setan. Menyurhnya kabur ikut bersama Gabriel. Saat malam kompetensi Dance, akan menjadi hari terakhirnya bersama Rio.
Lalu akankah Ify meneruti gelora hatinya?
Meninggalkan Rio begitu saja… dan tak peduli bahwa sebenarnya Rio mencintainya?.

**
1 : Mi Jepang berbentuk tipis, berbeda dengan udon yang bentuknya lebih bulat dan besar.




by : Erni Tsania Maulida

sidoarjo, 22 April 2013



follow @PikaStep

Sabtu, 23 Februari 2013

IRAMA CINTA (part 2)


Part 2 (She is Sivia)
       Pagi ini menjadi pagi yang enggan dinanti bagi Ify. Jikalau ia bisa, ia ingin menghapus hari ini. Menghilangkan segala kegundahan dalam hatinya. Namun, semua yang telah di takdirkan Tuhan tak mampu ia rubah semaunya. Disni Tuhan-lah yang berkuasa.
          Ify sedari tadi tak berniat untuk melakukan apapun, berdiam diri diatas ranjangnya. Walaupun, sedari tado bundaa Ira terus mengobrak abriknya agar bergegas menyiapkan semuanya.
Apa yang harus disiapkan? Ify dipanti tak berbekal apapun, semua milik bersama. Yang ia punya hanya teman temannya, termasuk Febby.
           Didepan Ify, terlihat ada Febby yang bersikap sama dengannya. Sedang dilanda gunda gulana yang begitu luar biasa. Hatinya risau karena sebagian hatinya nanti akan hilang darinya. Ah, bagaimana ia bisa berbahagia jikalau tak ada Ify? Siapa nanti yang akan tidur bersamanya. Takada teman yang sepengertian Ify. Ify yang selalu menjailimya, Ify yang selalu mengingatkannya dikala lupa membaca doa akan tidur. Lalu siapa nanti yang akan menggantikan posisi Ify?. Ify selalu dihatinya, takkan tergantikan!.
KRIEEK..
Pintu kamar terbuka, menyembulkan seorang wanita paruh baya dari sana. Suara pintu sempat memecah keheningan sesaat, hanya sesaat lalu kembali menjadi hening ketika tau siapa yang  menyebabkan pintu tua itu berdecit.
      Ify hanya melirik wanita itu sejenak , lalu kembali terpengkur dalam kegundahannya lagi. Ah, wanita itu.. wanita pengenal krdundahaannya.
Sama dengan Ify, Febby pun sama sekali tak memperhatikan gerak gerik wanita itu yang lamat lamatsemakin dekat dengannya lantas mengusap bahunya lembut.
           Febby hanya mendongakkan kepalanya, kearah sentuhan lembut itu. pandangannya kabur, tak mampu melihat dengan sempurna karena manic matanya yang mulai berkaca kaca. Walaupun bagitu, Febby tau siapa wanita itu, dari aroma khasnya. Lantas tanpa berbasa basi ia mendekap erat wanita itu, menumpahkan segala kegelisahannya. Berharap pada wanita itu agar Ify tetap dengannya. Tak usah pergi.
“Bunda.. Ify mau kemana? Febby ikut..”
Suara Febby terdengar seral, nada bicaranya tercampur sesenggukan menangis. Air matanya tak dapat dibendung lagi, tak peduli nanti ia akan diejek daud karena  cengeng, yang terpenting Ify jangan pergi.
          Ify yang melihat Febby menangis, hanya mampu menyentu dadanya. Terasa sesak disana, Bunda Ira.. Tolong Ify.
“Ify tetap akan pergi, tapi hatinya akan selalu ada disini. Bersama Febby, Bunda Ira dan semuanya..” Bunda Ira- wanita tadi menatap sendu Febby dan Ify bergantian. Ify yang merasa namanya dipanggil pun menoleh kearah Bunda Ira, air mata Ify tak mampu dibendungnya lagi. Ify pun menyerbu ke pelukan Bunda Ira bergabung bersama Febby.
*
      Halaman depan panti penuh sesak, penuh aroma kesedihan dan kegelisahan. Daud dan Patton teman Ify yang sering menjailinya, kini mereka menangis sejadi jadinya sesakali memohon pada Bunda Ira agar Ify jangan pergi. Ify yang sudah ditunggu oleh kedua orang tua barunya pun tak bisa mengelak. Jujur, sesungguhnya ia pun ingin seperti temannya yang lain, mempunyai Orang tua.
Ify berpamitan kepada temannya satu persatu, mengucapkan salam perpisahan pada mereka. Termasuk, Febby ia memberikan boneka kesayangannya untuk Febby yang selama ini menjadi rebutan jika ingin tidur. Ify hanya bisa memberikan itu sebagai bukti nanti jikalau Febby rindu kepadanya. Mereka berdua berpelukan, menangis mengeluarkan segala kegelisahannya. Ify baru melepaskan pelukannya ketika, bunda Ira menyentuh bahunya. Memberi Kode bah wa orang Tua nya telah menunggu.
Ify pun pergi dengan digandeng kedua Orang tuanya disisi kiri dan kanan menuju mobil mewah yang terparkir disana.
    Dulu.. Ify memimpikan manaiki mobil mewah tersebut. Namun, kini yang di impikannya hanya satu. Dapat kembali bermain dipanti. Ketika ia duduk di kursi belakang, didapatinya seorang gadis berponi yang cukup manis tersenyum kearahnya, Ify pun ikut tersenyum hambar.
“Hai, Ify?..,” ucap gadis berponi itu menyapanya.
Ify hanya mengangguk tak ingin banyak bicara hari ini.
“Aku Sivia.. kakak baru mu.”
     Ify mengerutkan keningnya, ketika mendengaar gadis berponi itu mengucapkan kata kakak baru mu. Gadis berponi itu kakak baru nya? Ify sedikit tersenyum dalam hati. Di sana, ia tak kesepian ada kakak cantik nya yang akan menemaninya bermain.
Lantas Ify memeluk Sivia, sebagai ungkapan Terimakasih yang tak dapat diartikan.

      Sivia sama dengan Febby, pelukannya hangat. Nyaman bila ada didekatnya, semoga Sivia dapat mengobati Rindunya nanti kepada Febby.

Senin, 11 Februari 2013

Irama Cinta part 1



Part 1 (Sehari di panti)

       *
    Sore ini, bagi gadis kecil ini tak seperti sore biasanya. Jikalau biasanya ia lebih memilih bermain masak-masakan dihalaman panti bersama teman sekamarnya Febby. Kini ia lebih memilih berdiam diri di kamar. Merenungi kembali, kejadian tadi pagi.
*
(FlashBack On)
    “Ify .. Kesini sebentar Nak!”
Tiba tiba Bunda Ira memanggil namanya. Ify yang malas berdiri menghampiri dengan enggan melangkahkan kakinya.
“Ada apa Bunda?” , ucap gadis kecil itu. Ify.
      Bunda Ira tersenyum kepadanya. Ify mengernyitkan dahinya, tak seperti biasanya bunda Ira tersenyum semanis itu kepadanya. Kecuali kalau ada maunya, contohnya, dengan senyum manis itu dan wajah agak memelas Bunda Ira akan menyuruhnya belanja kepasar. Ah, pasti kali ini juga ada maunya. Disebelah bunda Ira, berdiri seorang wanita paruh baya dengan senyum ia tunjukan pada Ify. Ify berpikir bahwa wanita ini adalah orang kaya. Terlihat dari gaya berpakaiannya Elegean. Ah, Ify bisa menebak orang orang seperti itu. Biasanya, Ingin mengangkat anak dari panti asuhan nya. Mengambil teman bermainnya. ‘Huh!’ Ify mendengus kesal! Ia tak suka dengan orang orang itu, orang orang yang suka mengambil teman bermainnya. Seperti teman pemudanya. Lalu siapakah lagi kali ini yang akan ia ambil?
“Ify, perkenalkan ini Tante Gina.” , ucap bunda Ira sambil melirik wanita yang disebut tante Gina itu.
Ify dengan cepat meraih tangan Tante Gina, mengecup punggung tangan beliau. Itu yang diajarkan Bunda Ira. Jika ada orang yang lebih tua dari kita! Hendaklah sopan!
Tante Gina tersenyum. “Namamu Ify?”
Ify mengangguk lalu tersenyum.
“Anak yang sopan. Saya suka.”. kali init ante Gina memujinya. Itu semua membuat rona merah malu di pipi Ify. Hei lihat, ia dipuji orang.
“Ify, maukan manggil Tante Gina dengan sebutan Mama? Kali ini, Tante Gina ingin mengasuhmu.”
Ify ternganga ketika mendengar pernyataan Bunda Ira. Mama? Hari ini Ify punya mama. Sungguh senang tak kentara menyelubungi hatinya. Ada perasaan iri. Ketika, teman temannya berhasil mendapat orang tua angkat. Sedangkan dirinya belum sama sekali. Kali ini impiannya terwujud, ia mempunyai seorang Ibu.
“Mama..”, ucap Ify parau. Lalu berhambur memeluk tante Gina seketika. Itu ungkapan terimakasih dari Ify.
“Ify juga punya kakak loh”
*
(flashback Off)

        Sungguh, Ify benar benar lupa. Bahwa ada kesedihan lain ketika ia memutuskan sesuatu. Ify lupa, jikalau ia harus meninggalkan panti pergi bersama keluarga barunya. Akankah keluarga lamanya dip anti akan terus bersamanya?. Ah, Ify mengetuk kepalanya kesal. Kenapa dirinya begitu bodoh tidak memikirkan keluarganya di panti? Di sisi laim ia ingin mempunyai keluarga, bercanda bersama dengan Mama, Papa, juga saudaranya. Namun, ia juga ingin tetap bermain bersama teman teman panti. Termasuk, teman sekamarnya. Febby. Ah, bagaimana ia bisa tidur pulas nanti. Jikalai tidak ada suara Febby menyanyikan Nina Bobo. Kuatkah ia menhana rindu tak bermain bersama Febby? Ah, mana tahan.
‘Krieekk .... ‘
Suara pintu kamar terbuka, Ify kecil yang sedang merenung, terlonjak kaget. Ketika, seseorang masuk kedalamnya. Didapatinya seorang gadis sebaya nya yang amat ia kenal. Ify mengernyit dahinya bingung, Lihat! Ada yang aneh dari temannya itu. Febby. Disekitar mata cantik Febby, Ada air mata. Bisa ditebak barusan tadi Febby menangis. Ada apa? Bukankah itu hal yang aneh! Febby yang tomboy pantang menangis. Kini jelas jelas ada berkas air mata di kelopak matanya.
“Febby, kenapa menangis..?”
Yang disapa Febby, malah menggeleng lalu beranjak menenggelamkaj wajahnya ke bantal . membuat dada ify semakin sesak sungkan untuk pergi dari Febby.
“Febby, kenapa? Ayoo.. cerita sama Ify!”
Febby hanya menggeleng, tak beranjak dari bantalnya.
      Ify semakin kesal dibuatnya. Duh, Febby ini jangan sok merajuk deh, lihat Saja! Ify akan mengerjainya. Digelitiknya pinggul Febby yang sontak membuatnya tertawa geli. Ah, Ify paling ahli membuat temannya tertawa.
“ayo.. kenapa Febby nangis?! Atau Ify bakalan gelitikan lagi nih!...”
Ify sudah ancang ancang mengertakan jari jarinya. Namun malah ditanggapi lemparan bantal oleh Febby.
“Febby, takut.. Ify ninggalin Febby”
Hati Ify mencelos lemas. Tadinya yang sudah melupakan masalhnya tentang meninggalkan panti, sekarang terobrak abrik kembali. Ternyata, Febby sama dengan dirinya. Sama sama takut kehilangan satu sama lain. Ah, hati Ify semakin berat meninggalkan panti.


“Ify sayang Febby, Ify gak akan ninggalain Febby. Walaupun ninggalin, suatu saat nanti pasti ketemu.”, dipeluknya Febby. Seperti enggan untuk melepasnya. Dua gadis kecil itu, menumpahkan segala keluh kesah. mereka bermain, bercanda seharian. Serasa mereka tau, esok hari, mereka tak bisa berjumpa kembali.

Irama Cinta



Irama Cinta

        Gadis Kecil terbaring dalam tempat tidurnya yang bersusun. Matanya terus memandang langit langit dipan kasur diatasnya. Pandangannya kosong,tapi pikirannya menerawang jauh. Ia memutar  kembali ingatannya tadi pagi, dimana ada perih didadanya, tepatnya didalam dadanya. Diorgan vital bernama hati.  Perasaan perih itu, sudah terbiasa tergores pisau saat membantu ibu panti memasak.  Namun, kali ini perih yang ia rasakan lebih terasa mengiris.
*
       Halaman depan panti kasih bunda, terlihat lebih ramai dari biasanya. Mobil merah mewah terpakir didepan halaman yang sedang terkerubungi oleh anak anak penghuni panti. Kebanyakan mereka berdecak kagum melihat mobil semengkilap itu. Andai mobil itu mampu mereka tumpangi.
       Lain dengan gadis kecil yang sedari tadi menggenggam  tangan mungil milik seorang  teman lelakinya . gadis kecil itu menatap anak lelaki itu sambil menggeleng mengisyarat, ia tak ingin ditinggal.
“Cuma sebentar, Nanti janji bakalan balik lagi kok! , ” ucap anak lelaki itu sambil mengusap ubun ubun sang gadis kecil.. gadis kecil itu hampir menangis matanya sudah berkaca kaca, mau tak mau ia harus melepas genggamannya. Apalagi anak lelaki itu sudah berjanji akan kembali padanya suatu hari nanti.
         Dilepaskannya genggaman tangannya, walau genggaman dalam hatinya tak sekalipun ingin mengendor.
Anak lelaki itu berjalan pergi dengan digandeng sepasang suami istri dikanan kirinya. Sambil terus meamandang gadis kecil itu, ia melambaikan tangannya. Lalu masuk kedalam mobil mewah yang telah terkerubungi.
       Gadis kecil itu masih terus menatap halaman panti yang tadi digunakan untuk memarkirkan mobil mewah yang membawa temannya pergi  Sekaligus, separuh perasaannya.
*
 

Blog Template by BloggerCandy.com